My First Internet Explorer Windows

Internet, pertama kali saya mendengar kata internet itu waktu saya duduk dikelas 5 SD, sekitar tahun 2003. Namun, image yang saya tangkap pertama kali adalah internet itu `untuk orang dewasa` (berbau konten pornografi). Ibu saya selalu memperingatkan untuk jangan membuka internet dan jangan ke warung internet (warnet). Karena jaman dulu belum banyak warung internet, terlebih saya belum membutuhkannya, jadi saya mematuhi larangan itu.

Setelah saya masuk SMP sekitar tahun 2004, warnet banyak bermunculan. Saya pun makin penasaran internet tuh untuk apa. Akhirnya saya bertanya kepada kakak saya, “kak, kalo ke warnet tuh ngapain sih?” | “kalo gue sih main friendster” | “apaan tuh?” | “itu loh kayak temenan gitu, tapi dari internet.” sepertinya saya kurang mendapatkan jawaban yang lengkap, akhirnya saya bertanya pada teman saya yang perempuan, “eh lo kan sering main ke warnet tuh, ngapain aja sih?” | “chatting” | “chatting? itu ngapain?” | “ngobrol sama orang lain, tapi orangnya belum kita kenal. kenal-kenalan gitu deh.” belum puas juga dengan jawaban yang saya dapat, saya bertanya kepada teman saya yang laki-laki “eh lo kalo ke warnet ngapain?” | “main RO.” | “hah? RO?” | “iyaa, game online gituu seru deh pokoknya!”.

Tidak puas dengan jawaban yang saya dapat, akhirnya saya pun memberanikan diri untuk ke warnet dengan teman saya. Waktu itu saya hanya jadi penonton, teman saya yang memegang kendali atas semuanya. Akhirnya saya diajarkan bagaimana cara menggunakan dan membuka internet. Pertama dia membuka internet explorer, lalu dia membuka situs google, dia mecari beberapa gambar untuk dijadikan foto akun friendsternya. Setelah dia menemukan gambar yang dia inginkan, di menjadikannya sebagai primary picture-nya di friendster. Tak lama setelah itu dia membuka windows Yahoo! Messenger, dia memasukkan id dan password akun yahoo-nya. Tak sabar saya pun ingin ikut bermain dengan apa yang sudah saya liat, “eh gantian doong! gue juga mau chatting hehe.” | “emang lo udah punya email?” | “belom, bikinin dong”. Tak lama dia kembali membuka windows internet explorer, situs yahoo lah yang di buka olehnya. Dia pun memasukan beberapa data tentang saya. Akhirnya jadilah sebuah akun email pertama punya saya😀. Saya pun mulai chatting, saya berkenalan dengan seorang pemudi yang ternyata dia sudah berkuliah. Tak terasa sudah 1 jam berselang, akhirnya saya dan teman saya pun memutuskan untuk pulang.

Pengalaman kedua saya ke warnet, kali ini saya sendiri. Berbekal uang 8 ribu rupiah dan sebuah disket, saya pergi ke warnet yang tidak jauh dari rumah saya. Saya buka internet explorer, situs pertama yang saya buka adalah google. Saya mencari beberapa gambar harry potter dan menyimpannya kedalam disket yang saya bawa. Saya sempatkan untuk chatting sebentar dengan yahoo messenger. Tapi kali ini saya mendapat teman chat yang agak “nakal” dia menanyakan hal-hal yang sedikit dewasa, akhirnya saya keluar dari chatbox tersebut dan kembali berkutat mencari gambar yang saya inginkan. Karena koneksi di warnet tersebut agak tersendat, dan hari pun sudah menjelang sore, akhirnya saya memutuskan untuk pulang.

Pengalaman chatting tersebut sempat membuat saya kapok untuk kembali ke warnet. Tetapi tuntutan tugas membuat saya kembali ke warnet. Saat itu saya mendapat tugas untuk membuat makalah PLKJ. Saya dan teman sekelompok saya pergi ke warnet yang tidak jauh dari sekolah. Internet yang selama ini saya anggap hanya tempat untuk main-main dan bersenang-senang, ternyata punya sisi positif dan memiliki daya informatif tinggi. Saya menemukan banyak materi pelajaran di sana (iternet).

Setelah beberapa tahun berselang, saya merasa makin membutuhkan internet ini. Terlebih karena saya sudah memiliki beberapa akun social network. Saya merasakan kemudahan berkomunikasi (walaupun saat itu sudah ada handphone). Sampai suatu saat ibu memutuskan untuk memasang saluran internet dirumah, mungkin agar saya tidak perlu lagi berlama-lama di warnet.

Sampai saat ini saya masih dan sangat membutuhkan internet. Karena pada zaman sekarang ini kegiatan mana yang tidak bisa dilakukan ataupun dicari di Internet, belajar, mencari informasi, berkomunikasi, bermain game, mengirim tugas, malah pada saat ini pendaftaran kuliah saja bisa melalui internet. Memang saat ini orang dimanjakan dengan kemudahan mencari informasi dan berkomunikasi melalui internet. Siapapun orang yang menciptakan intenet pada zaman dahulu, saya sangat berterimakasih.

Kegemaran saya akan PC game maupun Handphone, membawa saya bertemu dengan yang namanya online gaming. Ternyata online gaming lebih seru dibandingkan PC game maupun Handphone. Saya bisa berinteraksi dengan player dari daerah lain, maupun negara lain. Saya bisa bertukar informasi dengan saya berkomunikasi dengan pemain lain. Walaupun kemampuan saya dalam berbahasa inggris masih biasa-biasa saja, tapi itu cukup untuk saya berkomunikasi dengan pemain dari luar negri. Kecintaan saya pada game, akhirnya saya memutuskan untuk berkuliah dijurusan teknik informatika. Ternyata diurusan ini saya tidak hanya belajar membuat game, banyak materi perkuliahan tentang komputer maupun newmedia. Materi perkuliahan membuat saya makin cinta dengan kemajuan informasi khususnya di Indonesia.

Tuhan melahirkan saya sebagai perempuan yang notabane-nya perempuan sangat memperhatikan cara berpakaian dan penampilannya. Dan saya pun mencari informasi tentang hal tersebut di internet juga hehe. Setelah saya mencari-cari model fashion yang sedang berkembang di asia maupun eropa, saya menemukan sebuah situs yang menjual beraneka ragam baju. Ternyata situs yang menjual barang seperti itu disebut sebagai onlie shop. Entah mengapa saya suka membeli barang secara online, kerena menurut saya itu praktis. Saya tidak harus berlama-lama di mall untuk mencari barang yang saya ingin kan. Saya cukup men-klik gambar barang yang saya inginkan, mencantumkan alamat lengkap dan nomor telepon, mengirimkan sejumlah uang ke rekening milik sang pedagang dan whoola barang akan sampai kerumah saya beberapa hari setelahnya. Dengan kegemaran saya online shopping, saya mencoba menjual beberapa produk yang memang tidak ada dipasaran. Teman saya minta dibuatkan design kaos boyband yang digemarinya, akhirnya saya dan teman saya yang lain menyanggupinya. Namun tak hanya teman sekolah saya, teman forum saya di internet juga tertarik dengan design kaos yang saya buat. Akhirnya saya memutuskan untuk menjualnya melalui facebook. Dengan saya berjualan online, saya mendapatkan keuntung yang lumayan untuk ukuran seorang anak kelas 2 SMA.

Dengan sedikit ilmu yang saya dapat dari kuilah, saya berusaha untuk membagikannya melalui internet ini. Dengan menulis blog saya bisa membagikannya melalui internet. Terlebih ada matakuliah yang bersofat softskill, saya diharuskan untuk menulis suatu materi yang telah ditentukan oleh dosen di blog pribadi saya. Sampai sekarang saya masih merasa membutuhkan internet kerana memang seperempat dari kegiatan kuliah saya dilakukan melalui internet. Semoga internet akan terus berkembang dan bermanfaat bagi semua orang yang memakainya. Walaupun ada dampak negatif dari internet, saya rasa jika kita menggunakannya dengan bijak, kita akan terhindar dari dampak negatif tersebut. Saya harap kemajuan informasi akan meningkatkan kemapuan sumber daya manusia di Indonesia pula.

Sekian posting kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua😀
Salam Blogger😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s