Cyber Crime di Indonesia

Kasus Sedot Pulsa, Polisi Panggil Saksi Ahli

VIVAnews – Menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai praktek sedot pulsa, Kepolisian Daerah Metro Jaya akan mengundang saksi ahli guna dimintai pendapat soal metode sedot pulsa. Penjelasan pada content provider dan pendapat para ahli itu akan dijadikan bahan pertimbangan apakah metode yang dilakukan sejumlah content provider itu masuk kategori pelanggaran atau tidak.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar menegaskan bahwa selain saksi ahli, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta operator, adalah pihak yang berkompeten untuk menjelaskan sistem konten. Mereka semua akan dipanggil juga.
Tapi untuk sementara, “Kami belum mengetahui apakah ada unsur pidana atau tidak. Karena itu perlu keterangan ahli, ” ujar Baharudin, Kamis, 6 Oktober 2011.
Pihak pelapor, kata Baharudin, sudah diperiksa  penyidik cyber crime. Mereka menyampaikan informasi mengenai permasalahan yang dialaminya terhadap layanan konten pada kartu selularnya. Nanti akan dilihat apakah content provider dan operator harus bertanggungjawab atau tidak.
“Laporan dari masyarakat sedang diproses oleh penyidik,” kata Baharudin.
Seperti diketahui, Muhammad Feri Kuntoro, melaporkan konten provider ke Polda Metro Jaya lantaran merasa dirugikan akibat pesan masuk yang kerap diterima dan selau memotong pulsa dalam jumlah yang cukup banyak. Setiap SMS masuk, pulsa yang dimilikinya terpotong sebesar Rp2.000.
Pesan dari content provider empat digit itu masuk ke sejak Maret 2011 hingga sekarang. Selama ini, Feri sudah mengalami kerugian sebesar Rp450 ribu. Selain pesan dari layanan konten, Feri juga mendapatkan dua nada sambung sekaligus tanpa melakukan resgitrasi sebelumnya.

• VIVAnews

Kasus tersebut sebenarnya sudah lama terjadi. Namun banyak masyarakat yang tidak mau ambil pusing dengan hal tersebut. Mereka lebih memilih untuk mengganti kartu selularnya dari pada harus melaporkannya ke polisi. Kasus Feri tersebut menurut saya memang kasus penipuan. Tindakan Feri untuk melaporkan kasus ini ke polisi memang tepat, mengingat kasus penipuan telah banyak merugikan masyarakat. Dengan Feri melaporkan kasusnya ke polisi banyak masyarakat yang akhirnya buka mulut. Tindakan polisi untuk membentuk tim penyelidik cyber crime juga sangat tepat, karena cyber crime merupakan kasus kriminal yang agak sulit untuk diselidiki. Sebaiknya para provider juga bekerja sama dengan pihak polisi agar kasus yang telah merugikan banyak orang ini terungkap. Peran serta masyarakat juga perlu untuk menunjang usaha polisi dalam menyalesaikan kasus ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s