Perbandingan Antara 3 CMS

JOOMLA
Joomla adalah Contant management system (cms) Sumber terbuka yang bebas ditulis dengan bahasa pemograman php dan data base MySQL baik untuk internet maupun intranet Joomla menyertakan banyak fitur untuk meningkatkan kinerja termasuk page caching , web indexing , RSS freed , halaman untuk dicetak , web side searchingdan dukungan Internasionalisasi.

Nama Joomla berasal dari sebutan phonetic sebuah kata bahasa Swahili “Jomla”dengan arti kebersamaan atau kesatuan pilihan nama mencerminkan komitmen para pengembang dan komunitasnya saat membentuk Joomla ketika terjadi perpecahan dari Mambo di bulan Agustus 2005. Joomla dibangun sebagai fork dari mambo dengan rilis perdana Joomla 1.0.0 pada tanggal 16 september 2005 mengembangkan versi dari mambo. Menurut roadmap Joomla 2.0 code base akan ditulis ulang sekelompok dibangun mengadopsi GNU General Publik Licence

Untuk membuat suatu Informasi Electronik yang mulai berkembang saat ini diperlukan suatu CMS Content Management system / server php yang digunakan untuk pembuatan/desain grafis, dan juga memiliki penulis yang kreatif untuk mengisi halaman-halaman web site dengan Mambo ataupun Joomla, tidak menjadi masalah karena seluruh tool memiliki fungsi yang sama. Meskipun program ini menggunakan bahasa php, bukan berarti harus paham seluruhnya tentang kode php. Bagi mereka tidak memahami kode HTML, Javascript, ASP, CGI, , maupun php tidak perlu takut untuk mempelajarinya karena meskipun tidak tahu tentang kode-kode tersebut, orang bisa membuat sebuah web secara cepat dengan beberapa fitur yang sangat kompleks yang dihubungkan dengan dalam suatu jaringan local atau luas (internet).

 CMS adalah software computer yang memfasilisasikan pembuatan documen atau contant secara gotong royong dan kolaboratif , CMS acap kali di artikan sebagai Aplikasi Web untuk mengelola web site dan contant web , sementara untuk mengedit dan membuat artikel disertakan software khusus client , ia juga dapat digunakan untuk menyimpan documen perusahaan terutama seperti operators manuals , tecnical manuals , sales guides dan sebagainya, solusi cms banyak tersedia dalam bentuk open source yang bebas pungli dengan teknik yang lebih luas portal system wiki system bared group ware.

 
Berikut cara mengInstalasi Joomla :
  1. Download file installasi Joomla di  http://www.joomla.org
  2. Ekstrak dan upload file-file tersebut ke web server.
  3. Lakukan langkah-langkah instalasi sebagai berikut:
* Buka alamat web Joomla anda (misal: http://web-anda.com)
* Kemudian anda akan diarahkan ke alamat http://web-anda.com/installation/index.php untuk proses intallasi
* Installasi dibagi manjadi 6 Tahap
– pre-installation check (Mengecek kebutuhan untuk installasi Jomla)
– license (Menyetujui penggunaan Joomla)
– step 1 (MySQL database configuration)
– step 2 (Enter the name of your Joomla site)
– step 3 (Confirm the site URL, path, admin e-mail and file/directory chmods)
– step 4 (Congratulations! Joomla is installed), berarti anda telah berhasil menginstall jomla
* Delete folder install
 
Kekurangan dan Kelebihan serta fitur-fitur pada Joomla
 
Joomla sangatlah berkembang dan banyak fitur yang disediakan dalam pembangunan sebuah website, dalam pembuatan website pada CMS joomla ini ada beberapa kelabihan dan kekurangannya.
Kelebihan pembuatan website pada joomla adalah :
1. Merupakan salah satu open source CMS dengan fitur yang powerfull
2. Penggunanya dari seluruh dunia baik itu dalam simple website sampai aplikasi yang komplek
3. Gaya pembuatan yang bisa dibilang murah
4. Kemudahan dalam instalisasi yang bisa secara online atau offline sehinnga computer yang kita gunakan hanya membutuhkan server sperti WAMP
5. Dapat digunakan secar gratis dan hanya membayar web hosting
6. Component dan modul yang bisa kita dapat secara gratis
7. Kemudahan dalam pembentukan website baik dengan cara object-class ataupun dengan system pemrograman yang lainnya. Sehinnga serumitnya aplikasi bisa ditangani tanpa harus kita mempelajari tentang API Joomla.
 
Kekurangan pembuatan website pada joomla adalah :
1. Fasilitas multisite tidak tersedia pada joomla
2. Keterbatasan sebuah ACL (access control list)
3. Kurangnya chace memory yang disediakan.
4. Tidak adanya fasilitas tracker
5. Jarang dalam urutan pertama dalam search engine
 
Berikut ini adalah fitur-fitur yang ditawarkan dalam CMS (Content management system) Joomla:
a. System caching
b. Peningkatan peformansi
c. RSS
d. Blogs
e. Polling, dll
 
 
Jommla untuk End Usernya berupa :
 
a. Simple
b. Flexible
c. Elegant
d. Customizeable
e. Powerful
 Adapun aplikasi pada CMS (Content management system) joomla ini yaitu :
a. Corporate Website or portals
b. Online Commerce
c. Small Busines Website
d. Non-profit and Organiszationnal website
e. Government Application
f. Corporate Intranets and extranets
g. School and church website
h. Personal or family homepage
i. Community-based portal
j. Magazines and newspaper
k. dan lainnya
 Joomla untuk Developer :
a. integrated e-commerce system
b. Inventory system control
c. Data reporting control
d. Custom product catalog
e. Complex business direction
f. Reservation system
g. Communication tools
h. Application bridges
 Kebutuhan system pada joomla yaitu :
a. OS windows, Linux, Mac
b. Webserver : apache 1.x atau Apache 2.0x
c. PHP
d. MySQL
 
WORDPRESS
Masih ada CMS lainya, yaitu kita dapat menggunakan wordpress. Untuk kalangan orang awam, Ini termasuk CMS yang mudah digunakan.
Mengapa wordpress? Berikut Penjabaranya:
 
1.     adalah Easy Use. Mesin CMS tentu tak lepas dari penggunaan bahasa pemrograman. Dimana digunakan PHP, HTML, CSS, JQuery, dan sebagainya. Bahasa pemrograman itu memang tidak sepenuhnya dimengerti oleh orang awam, sehingga CMS bertujuan menutupi bahasa pemrograman itu dengan tampilan yang menarik dan mudah digunakan. Tentu disini wordpress salah satu dari sekian banyak CMS yang disediakan gratis dan sangat mudah digunakan.
Dikenal dengan Beranda atau Dashboard. Tempat dimana kita dapat memasukkan tulisan atau gambar pada blog, memantau siapa saja yang berkomentar, sampai pada pengaturan agar terindeks di mesin pencari seperti google dan bing. Kemudahan ini lah yang dapat kita manfaatkan.
2.    adalah populer. Memang joomla, drupal dan concrete5 masih menjadi pilihan  populer selain wordpress. Namun, bentuk jadi blog dari ketiga CMS tersebut belum dapat menarik perhatian banyak kalangan.
Mengapa WordPress  harus populer?
 Sebagai netter dan pengguna internet, maka populernya suatu CMS akan mendatangkan keuntungan tersendiri. Salah satunya banyaknya fasilitas berupa theme gratis yang disediakan oleh developers  ataupun pihak wordpress sendiri. Jika CMS minim theme, maka tak jarang banyak penggunanya yang beralih ke CMS lain.
3.adalah update berkala. WordPress sebagai open source tak pernah berhenti berinovasi. Update ini sangat membantu user agar tetap memiliki CMS yang handal baik dari segi keamanan ataupun dari segi penggunaannya. CMS yang jarang update pun akan dikhawatirkan penggunanya akan fasilitas yang disediakan. Sehingga update berkala menunjukkan perusahaan CMS tersebut masih memiliki perhatian terhadap kenyamaan penggunanya.
4.adalah fasilitas plugins menarik. Menang theme salah satu kunci blog dapat dikenal lebih jelas oleh pengunjung. Namun kehadiran plugins memantapkan posisi blog tersebut dalam kenyamanan penggunaan blog tersebut. Dari plugin berkaitan dengan SEO, artikel posting, sampai pada penempatan social media seperti facebook dan twitter sangat membantu siapa saja yang menggunakan CMS ini.
Drupal
Drupal adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen konten yang bebas dan terbuka yang di distribusikan dibawah lisensi GPL, Pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia. Drupal dapat diunduh secara bebas dan dapat digunakan secara bebas juga, sehingga memungkinkan setiap orang baik secara individu maupun komunitas untuk mempublikasi, mengatur dan mengorganisir berbagai jenis dari isi/konten pada website.
Berikut Fitur-Fitur yang dimiliki Drupal.

1. Sistem Taksonomi

Drupal memiliki kelebihan dalam membuat sistem kategori dan klasifikasi yang sangat kompleks. Ini adalah salah satu kefleksibelan CMS ini. Pada Drupal terdapat istilah node yang mengacu pada semua konten yang ada. Kelebihan ini sangat membantu website yang mengutamakan konten sebagai nilai jualnya seperti situs portal berita.

2. Dukungan Database

Tidak hanya mendukung MySQL yang biasa digunakan CMS lainnya, Drupal juga mendukung postgreSQLdan MS SQL. Sehingga menambah opsi lain dalam memilih software RDBMS.

3. Ringan

Bila dibandingkan dengan ukuran Joomla yang bisa mencapai 6,5 MB dan ketika diekstrak bisa mencapai 10 MB, atau wordpress yang berukuran 2,3 MB lalu ketika diekstrak menjadi sekitar 5 MB, Drupal sangat jauh lebih ringan. Drupal hanya berkisar diukuran 1 MB dan 3,3 MB saat diekstrak. Imbasnya ada pada kecepatan server untuk mengeksekusi perintah – perintah menjadi lebih ringan. Dan dengan file yang sangat sedikit juga mempermudah dalam perbaikan bug dan kinerja website nantinya.

4. Fitur Modular

Pada Drupal setiap penambahan fitur modul dan bloknya akan menambah sistem yang ada. Berbeda dengan CMS lain yang kadang menambah fitur yang sudah ada tetapi sedikit berbeda saja.

5. Development yang cepat

Dikatakan bahwa kecepatan keluarnya versi terbaru dari drupal adalah yang tercepat. Menurut saya kecepatan Drupal saat ini tengah bersaing dengan kecepatan pengembangan WordPress. Namun developernya berpendapat bahwa setiap update Drupal akan selalu menambahkan fitur yang setara dengan major version (biasanya minor version hanya perbaikan bug saja tanpa adanya fitur baru).

6. Multisite

Inilah satu fitur yang hanya ada di Drupal. User dapat membuat website anak di bawah website induk yang telah dibuat. Sangat menarik, misalnya anggota website bisa membuat websitenya sendiri – sendiri. Untuk update, kita hanya perlu mengupgrade website induknya saja. Lalu website – website anak akan mengikuti perkembangan website induknya.

7. Klasifikasi User

Pada drupal dimungkinkan untuk pengaturan user yang kompleks. Misalnya  seorang user bertugas untuk menulis dan mengedit, tetapi tidak memiliki kewenangan untuk mengedit tulisan user lain.

8. Forum

Tidak perlu menambahkan modul dari luar, fitur forum sudah satu paket dalam installasi Drupal.

9. Tracker

Drupal memiliki fitur untuk menampilkan apa saja yang pernah ditulis atau dikirim oleh user tertentu. Pada website ini hanya dengan mengklik “Tracker” maka akan ditampilkan semua blog, artikel, forum, maupun komentar yang pernah anda tulis. Drupal memang sudah memiliki fungsi tracker secara default.
Sedangkan Joomla, tidak memiliki fasilitas tracker.
Untuk mengenal dan ingin mempelajari Drupal, kita dapat langsung menagksesnya di http://drupal.org.
 
Terima Kasih Kepada sumber-sumber yang sangat membantu saya dalam menyelesaikan Tugas perkulihan Mata kuliah Softskill.

2 thoughts on “Perbandingan Antara 3 CMS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s